Atap Baja Ringan: Solusi untuk Struktur Atap yang Berkualitas

  • 17 Mei 2019
  • 22:40
  • Artikel Bermanfaat

Perkembangan teknologi konstruksi yang demikian cepat telah mengubah cara kita untuk membuat sebuah bangunan. Demikian pula dengan material baru yang digunakan untuk membuat sebuah bangunan bisa berdiri lebih cepat, lebih murah, lebih kokoh, serta lebih tahan lama sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi lebih efisien untuk jangka panjang.

Apa Itu Baja Ringan ?

Atap baja ringan adalah jenis atap yang terbuat dari baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan.

Baja ringan adalah baja canai dingin yang keras yang kemudian diproses kembali sehingga menjadi baja yang lebih tipis dan fleksibel akan tetapi kekuatannya tidak kalah dari baja konvensional.

Saat ini atap baja ringan menjadi material bangunan yang sedang naik daun di Indonesia karena rangka atap yang berbahan baja ringan ini memiliki banyak kelebihan dari banyak sisi.

Namun tahukah anda bahwa penggunaan rangka baja ringan masih tergolong baru di Indonesia.

Sebenarnya teknologi atap baja ringan untuk konstruksi bangunan diadopsi dari negeri Sakura Jepang.

Jepang adalah negeri yang rawan gempa sehingga rangka atap baja ringan ini juga cocok digunakan di Indonesia yang juga memiliki history gempa seperti di Jepang.

Kelebihan Atap Baja Ringan

Jika anda belum mengetahui tentang kelebihan atap jenis ini maka berikut dijelaskan beberapa kelebihan menggunakan atap baja ringan sebagai elemen utama pembangunan struktur atap rumah Anda :

1.Tahan terhadap serangan rayap.

Kelebihan penggunaan rangka atap baja ringan dibandingkan dengan atap jenis kayu yaitu atap baja ringan tidak terpengaruh serangan rayap. Oleh karena itu rangka ini memiliki usia pakai yang bisa lebih lama. Terlebih lagi apabila dilakukan pemeliharaan atau perawatan yang intens pada atap jenis ini.

2.Baja ringan akan mempercepat durasi atau waktu pengerjaan suatu bangunan

Proses pemasangan rangka atap baja ringan hanya memerlukan waktu yang relatif singkat. Hal ini dikarenakan penyambungan baja ringan mudah dilakukan dengan berbagai jenis sambungan seperti baut, keling, atau las. Selain itu dengan bobotnya yang lebih ringan, dapat mengurangi kesulitan selama proses konstruksi.

3. Memiliki kekuatan tarik yang tinggi namun ringan.

Sifat baja yang ringan dapat memudahkan proses transportasi dan konstruksi rangka atap. Kekuatan tarikannya yang tinggi dapat membuat baja ringan memiliki potensi kerusakan akibat patah menjadi relatif kecil. Oleh karena itu, baja ringan sangat cocok untuk dipakai sebagai struktur atap utamanya yang memiliki bentang yang cukup besar.

4. Rangka baja ringan hemat biaya.

Baja ringan bersifat tidak mudah lapuk. Sehingga kita bisa menghemat biaya perawatan bangunan kedepannya. Selain itu, menurut beberapa hasil survei yang ada, rumah tipe 42 yang dibangun dengan struktur atap baja ringan dan dinding bata, dapat menghemat biaya pembuatan hingga sekitar 30-an juta (sudah termasuk biaya penutup atap dan diluar biaya pondasi tentunya ).

5. Memiliki sifat yang seragam karena diproduksi pabrik.

Baja jenis ini tentunya diproduksi dengan standar mutu yang seragam sehingga kualitasnya tidak berubah sepanjang penggunaan. Karena diproduksi di pabrik, atap baja ringan juga memiliki mutu yang konsisten.

6. Tahan terhadap karat.

Material baja ringan tahan terhadap karat sehingga tidak diperlukan finishing cat lagi. Harganya pun juga lebih murah dibandingkan stainless steel yang memiliki keunggulan yang sama. Setelah dibongkar, baja ringan tetap bisa dimanfaatkan kembali. Baja ringan tersebut bisa didaur ulang kembali setelah pemakaiannya selesai sehingga lebih ramah terhadap lingkungan.

 

Jenis Profil Baja Ringan

Berikut diuraikan beberapa jenis-jenis profil baja ringan yang umum diproduksi oleh produsen baja ringan :

1. Profil Baja Ringan Z

Profil baja ringan ini dinamai profil Z karena bentuknya seperti huruf Z. Profil ini berfungsi sebagai profil utama dalam penyambungan, utamanya digunakan pada pembuatan struktur kuda-kuda pada rangka atap. Titik berat profil ini berada pada bagian tengahnya sehingga membuatnya dapat dengan mudah menyeimbangkan beban di kanan-kiri.

2. Profil Baja Ringan C dan W

Kedua profil baja ringan ini melengkapi fungsi sekaligus kekuatan profil baja ringan Z. Keduanya memiliki bentuk yang sama, hanya saja profil C memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan profil W. Ketiga profil baja ringan ini C, Z, dan W berfungsi sebagai batang struktural yang memiliki ketebalan 0.8 - 1 mm.

3. Profil Baja Ringan B

Pada rangka atap baja ringan diperlukan batang penahan pada bagian penutup atapnya. Profil baja ringan B ini didesain lebih tipis dibandingkan profil baja ringan lainnya agar dapat memenuhi fungsi tersebut.

Demikianlah artikel yang berisi informasi seputar atap baja ringan yang sempat kami paparkan. Semoga bermanfaat….

 


Hubungi Kami

Hubungi kami dan mari kita buat sesuatu yang hebat bersama. Mari kita ubah ide Anda menjadi produk yang lebih besar

info@bengkellaskita.com 081237541661 (WA) | 081338702881 (CALL)

Dimana Anda Bisa Menemukan Kami?

Jl. Sahadewa no.2A Lingk. Anyar Kaja Kerobokan, Kuta Utara, Badung-Bali

Ikuti Kami